Siswa Olah Barang Bekas Jadi Kerajinan

Purwokerto – Kardus bekas dan koran bekas merupakan barang yang sering dibuang apabila sudah tidak digunakan. Meskipun demikian, barang tersebut memiliki harga jual apabila dikumpulkan. Harga jual barang bekas dapat ditingkatkan dengan adanya kreasi kerajian sehingga  nilai jualnya bisa lebih banyak dari harga asalnya. Kerajinan sangat berkaitan erat dengan kreativitas pembuatnya. Kreativitas ini yang diajarkan kepada siswa SMA Boarding Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.

Hal ini dilakukan untuk membekali siswa dengan keterampilan, apalagi membuat kerajinan dari barang bekas dapat menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini dapat melatih kepekaan siswa dalam menjaga lingkungan karena mereka tahu bahwa berang bekas bisa diubah menjadi barang yang berguna.

Praktik membuat kerajian ini berlangsung dengan tertib dan menyenangkan pada Sabtu, (12/2). Siswa menyiapkan bahan sederhana seperti kardus bekas, koran, kertas kado, lem, dan gunting.  Barang tersebut menjadi modal bagi siswa untuk membuat kerajinan berbahan dasar kardus dan koran. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelompok, siswa saling bekerja sama untuk membuat sebuah kerajinan. Siswa terlihat antusias memotong setiap bagian kardus dengan detail yang telah ditentukan. Satu per satu bagian kardus tersebut hingga membentuk suatu benda. Ada yang diubah menjadi rak buku kecil, tempat make up, tempat pensil, dan sebagainya. Melalui kegiatan ini, siswa menjadi lebih tahu bahwa barang bekas dapat dibuat menjadi berbagai macam bentuk kerajinan.

“Pengolahan sampah dapat menjadi salah satu alternatif bagi kita untuk memanfaatkan barang yang sudah tidak dipakai lagi. Hal ini sejalan dengan program cinta lingkungan yang ada di SMA Boarding,” ujar  Ishmah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi Program 3 Bulan Sekolah di Mesir