Aisyah Qowlan, Peraih Medali Emas  International Youth Science And Innovation Fair (IYSIF) Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora.

Siswa SMA Boarding Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Aisyah Qowlan Karima, kembali berhasil meraih medali emas dalam ajang IYSI Fair. International Youth Science and Innovation Fair (IYSIF) adalah lomba penelitian siswa yang diselenggarakan setiap tahun oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Lomba tersebut diselenggarakan di BSD City, Serpong, Tangerang pada tanggal 1-4 November 2018 dan dibuka langsung oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo.
Pesertanya merupakan para peraih medali emas di seluruh ajang penelitian selama satu tahun dan beberapa peserta dari luar negeri. Tim penelitian Al Irsyad sendiri adalah satu dari tiga tim perwakilan dari Kementerian Pendidikan setelah dua pekan sebelumnya mendulang medali emas di Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang diselenggarakan oleh kemendikbud.
Ketika banyak penelitian yang lain menyoroti isu tentang kultur kearifan lokal dan ekonomi, kami mencoba melirik area lain yaitu area sosiolinguistik. Kami melakukan penelitian tentang “Perbandingan Kesopanan antara Laki-Laki dan Perempuan dalam Berkomentar Di Portal Berita Online,” ungkap Aisyah Qowlan.
Penelitian kami ini, alhamdulillah berhasil menarik perhatian juri sehingga kami bisa memenangkan medali emas,” tambahnya.
Sholeh Setiaji, M.Pd., selaku pembimbing menambahkan bahwa tema yang diteliti sangat menarik dan anti-mainstream. Dalam proses pengerjaannya pun Beliau sangat menekankan agar tim  memperhatikan prinsip-prinsip berpikir ilmiah dan cara penulisan yang  rigid, runtut secara teoritis, terjustifikasi secara metode, dan mendalam dalam analisis serta implikasi.
Temuan penelitian yang berhasil meraih medali emas tersebut menunjukkan bahwa baik laki-laki dan perempuan mayoritas sama-sama mengabaikan aspek kesopanan dalam berkomentar di portal berita online. Dengan perbandingan sopan 15% sementara yang tidak sopan 85%.
Penelitian ini diharapkan bisa sebagai acuan dan terkuak fakta bahwa masyarakat Indonesia masih butuh edukasi tentang etika dalam berkomunikasi di dunia maya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi Program 3 Bulan Sekolah di Mesir