PELANTIKAN OPMAA (Organisasi Pelajar Ma'had Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto) Periode 2016-2018



“OPMAA ibarat salah satu kuku jari dari tubuh persatuan umat Islam di dunia”

Semua Berawal Dari Sebuah Kenyataan
            Hidup adalah rangkaian dari berbagai ujian. Ujian akan datang silih berganti dan datang dalam wujud yang beraneka ragam; yang tak lain ujian ini ibarat sebuah proses yang akan menjadikan seseorang layaknya emas berkilau jika mereka mampu menghadapinya dengan nilai di atas KKM. Namun ujian ini bisa jadi membuat seseorang terjatuh, yang alih-alih menjadikan dia sebuah emas, yang ada ia akan menjadi sebutir pasir yang hilang ditelan ombak. Namun dengan kasih sayang Allah Swt. kita tidak harus melewati semua ujian hidup ini sendirian, mengapa? Karena antara satu muslim dengan muslim lainnya ibarat sebuah tubuh, yang jika salah satu anggota tubuhnya merasa sakit, anggota tubuh lainnya akan merasa sakit juga. Inilah hikmah mengapa manusia pada dasarnya tidak bisa hidup sendiri, manusia membutuhkan orang lain, sebuah kesombongan jika ia mampu bertahan hidup di dunia ini tanpa bantuan yang lainnya. Anda perlu bukti? Al-Qur`an dan Hadits Rasul menjelaskan hal tersebut, berapa banyak ayat dan hadits menjelaskan bahwa sesama muslim adalah saudara, bahwa tidak sempurna iman seseorang hingga ia mencintai sesamanya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Dan berapa banyak ayat juga hadits yang mengajarkan kita tentang bagaimana cara bergaul dengan sesama sehingga tidak membuat hati orang lain tersakiti. Demi menciptakan sebuah kekuatan besar, yaitu kekuatan yang berlandaskan keimanan, di mana Allah lah yang menjadi pijakan utama, maka sebuah organisasi pelajar di Al-Irsyad Al-Islamiyyah Boarding School ini, yang bernama OPMAA (Organisasi Ma’had Al-Irsyad Al-Islamiyyah) dibentuk, sebagai wujud bahwa kami adalah salah satu bagian terkecil dari organisasi Islam yang besar, yang akan turut memberikan sebuah kontribusi nyata demi membumikan kembali ajaran Islam di muka bumi. 


17 Agustus 2016...
Pemilihan tanggal tersebut bukanlah tanpa sebab, tanggal tersebut adalah tanggal di mana bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Tanggal yang selalu dikenang oleh seluruh bangsa Indonesia. Maka salah satu perwujudan rasa nasionalisme kami kepada Indonesia yaitu dengan melahirkan sebuah organisasi kecil yang terlahir dari sebuah lembaga pendidikan yang berbeda dari yang telah ada, sebuah lembaga pendidikan yang mengharapkan terlahirnya para ilmuwan islami yang akan menjadikan Indonesia merdeka sebenar-benarnya, ya itulah dia OPMAA, Organisasi Pelajar Ma’had Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto periode 2016/2018. Dengan diketuai oleh Achmad Usamah dan Aisyah Qawlan dan dibantu oleh para pejuang tangguh yang beranggotakan 9 siswa dan 4 siswi, mereka dilantik dengan khidmat oleh mudir ma’had Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto, Al-Ustadz Alex Nanang Agus Sifa. S.Fil.I. yang bertempat di aula SD 02 Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto.
            Dalam sambutannya saat pelatihan dasar kepemimpinan OPMAA, Ustadz Alex menyampaikan bahwa organisasi ini ibarat sebuah anggota tubuh, ketua ibarat kepala, maka jadikanlah ia sebagai kepalanya bukan kaki atau tangannya. Hati ditempati oleh bidang ibadah, maka jika bidang ini melemah akan mempengaruhi semua kinerja bagian yang lainnya. Semua bidang memiliki peran masing-masing yang akan saling menopang satu sama lainnya. Sebagai contoh, saat bidang kemanan dan bidang kegiatannya yang dibaratkan dengan kedua kaki, lumpuh, maka seseorang takkan mampu melangkah. Demikian juga dengan sekretaris bendahara yang diibaratkan dengan kedua tangannya, jika tangannya sakit, maka ia takkan mampu memegang, meraih dan menghasilkan sebuah karya. Dan bidang bahasa yang merupakan mulut, ketika ia bisu, maka hasil pemikiran takkan mampu tersampaikan. Demikianlah OPMAA ke depannya akan berjuang, berjuang untuk menjalani ujian hidup dengan bersama-sama dan berjuang untuk menjadi manusia di atas rata-rata yang selalu mengajak sekelilingnya untuk masuk surga bersama.



Go Get Gold
Disingkat dengan 3G adalah motto perjuangan OPMAA. Go, yang berarti mulai atau berangkat, menunjukkan sebuah aksi nyata, bahwa Kami adalah orang-orang yang bukan hanya pintar berdebat, pintar berargumentasi dan bukan hanya sekedar pintar secara akademis saja, namun Kami adalah orang-orang yang akan bergerak, bangkit dan mulai berangkat, mulai maju untuk menebar kebaikan demi meraih yang diiimpikan.
Get yang berartikan mendapatkan atau meraih, adalah sebuah cambuk bagi Kami bahwa segala sesuatu tidaklah mudah. Ketika ingin meraih sesuatu maka Anda harus maju, anda harus bergerak, bukan diam menunggu sampai keiginan Anda tercapai.
Gold yang berartikan emas adalah gambaran sebuah barang yang memiliki nilai tinggi. Emas identik dengan kemilaunya hingga membuat siapa saja yang melihatnya ingin memilikinya. Emas adalah tujuan Kami, karena ketika kita meraih emas, maka kita bisa memiliki segalanya. Kita akan mendapatkan power, kekuasaan dan kekayaan. Namun ada satu hal yang akan membedakan kita dengan kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu Allah yang selalu menjadi tujuan utama, sehingga dengan emas yang kita raih, kebaikan akan kita tebar dengan 3 metode sekaligus, dengan tangan, lisan dan hati.
Tiga kata inilah yang akan selalu menyemangati para pengurus OPMAA dalam menjalankan misinya di muka bumi ini. 




Ditutup Dengan Sebuah Kenyataan
Rasulullah Saw, bersabda,
“Seorang mukmin yang berbaur dengan yang lainnya dan bersabar atas kejelekan lainnya lebih baik dari pada seorang mukmin yang tidak berbaur (menyendiri) dan tidak bersabar atas kejelekannya”.
Rasulullah Saw. selalu dikenang meskipun beliau telah meninggalkan dunia berabad-abad lamanya. Rahasianya hanya satu, karena beliau adalah sosok manusia di atas rata-rata, yang hidupnya bermanfaat bagi umat yang hidup di zamannya dan meninggalnya pun bermanfaat bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini. Kenyataan inilah, yang akan menjadi landasan perjuangan kita. Menjadi manusia rata-rata amatlah mudah. Anda tinggal hidup, belajar, memperoleh nilai memuaskan, kuliah di perguruan tinggi beken, lalu mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan gaji fantastis tiap bulannya, membangun rumah, punya mobil, menikah, menyekolahkan anak di sekolah mahal, dan ditutup dengan kematian! Dan sayangnya tak satu pun harta yang akan dibawa!
Manusia rata-rata sudah tersebar di muka bumi, maka kami harus menjadi manusia di atas rata-rata, Pola dan rtyhme nya mungkin sama, namun ada sebuah perjuangan di sana, Kami melakukannya karena Allah. Dengan harta kami bisa mengajak yang lainnya mengenal Allah. Dengan mobil kami bisa pergi berdakwah ke berbagai tempat. Dengan ilmu kami bisa mengajarkan bagaimana indahnya skenario kehidupan yang Allah rancang. Dengan dunia, kami bisa mempersiapkan bekal untuk menghadap Allah Swt. di akhirat kelak.
Karena sebuah kenyataan ini pula lah, OPMAA angkatan pertama ini akan menjadi saksi perjuangan bahwa para pengurusnya adalah orang-orang yang ingin mengambil sebuah peran dalam memperjuangkan Islam di muka bumi. Wallahu A’lam bi Ash-Shawwab. (Sa_DzDh)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi Program 3 Bulan Sekolah di Mesir